Siska 11

1457 Words
( Mengandung adegan 21+ ) Hari-Hari pun berlalu tak terasa waktu sudah 6 bulan berlalu Siska berada di Singapore. Sejak kejadian itu hubungan nya dengan Jack berangsur normal ia berusaha menerima kenyataan dan mengikhlaskan apa yang sudah terjadi sampai saat ini ia juga masih merahasiakan soal itu dari siapa pun. Ia dan Jack sering melakukan adegan panas di hotel terkadang juga di apartment milik Jack. Hari ini Angel adik tiri Siska datang ke Singapore untuk menemui Jack. Ia diminta Jack untuk datang dan kerja di perusahaan tempat Jack bekerja Jack mengatakan bahwa Angel boleh tinggal bersama Jack di apartment Jack dan ia juga mengatakan pada Angel jangan memberitahu Siska agar tidak terjadi kesalahpahaman antara mereka pintanya. Setelah sampai di Changi Airport Angel sudah di tungguin oleh Jack mereka pun langsung berpeluk mesra layaknya pasangan yang sudah lama tak bertemu tanpa mereka sadari ada mata yang memandangi mereka saat itu. Ya ada Vina teman dari Siska yang juga baru datang ke Singapore untuk bekerja di perusahaan daddy nya Siska. Melihat itu Vina terkejut tetapi ia mengira kalau Jack dan Siska sudah putus sehingga ia tak berniat mengambil foto adegan itu. Sesampainya di apartment Jack pun menyuruh Angel untuk membereskan barang nya agar bisa pergi ke kantor untuk tanda tangan kontrak Angel dan Jack akan tidur di satu ranjang karena apartment Jack merupakan apartment jenis studio yang hanya memiliki satu ruang tidur. *** Satu bulan berlalu hingga saat ini Siska masih belum mengetahui keberadaan Angel yang ada di apartment Jack. Setiap Jack membawa Siska ke apartment nya di saat itu juga Angel bersembunyi di hotel. Vina teman Siska tidak mengatakan apapun ke Siska tidak mengatakan apa pun ke Siska karna ia piker Siska sudah putus dengan Jack dan menjadi pacar Mike, Vina tidak tahu bahwa Mike adalah kakak tiri Siska. Angel dan Jack sendiri selama tinggal di apartment belum pernah melakukan hal hal aneh Jack sengaja tingak langsung melakukannya karna ia memberikan angel waktu untuk adaptasi dengan kehidupan di Singapore.Hari ini Jack nafsu berat ia tidak bisa mendapat kepuasan hasratnya dari Siska karna Siska sedang menstruasi ia teringat oleh Angel. Malam pun tiba Angel dan Jack sudah sama-sama berada di ranjang Jack nafsu tinggi ketika melihat Angel yang menggunakan lingerie yang sudah biasa ia kenakan ketika mau tidur tetapi malam ini Jack merasakan getaran yang berbeda ketika melihat Angel berpakaian seperti itu pnisnya menegang di balik boxer nya, ia mendekati angel yang sedang berdiri di depan kaca ia memeluk Angel dari belakang dan menciumi leher angel. Diperlakukan seperti itu membuat Angel terbawa suasana nikmat ia pun menikmati perlakuan Jack, ia tak memperdulikan bahwa Jack adalah kekasih kakak tirinya. Tangan Jack pun mulai meraba dari perut menuju d***a Angel membuat Angel semakin nafsu lalu Jack melepaskan lingerie milik Angel secara perlahan dan kini lingerie itu sudah jatuh di lantai. Jack membawa tubuh Angel ke dalam pelukannya dan di baringkan nya di atas tempat tidur mereka. Jack pun mulai mencium bibir Angel dengan lahap dan di balas dengan Angel lidah mereka pun saling berpagutan mesra sesekali Angel melenguh nikmat. “ Emhhhh….” Desah Angel. Jack menciumi p******a angel dengan rakus ia bahkan membuat tanda bekas percintaan mereka di d**a Angel ia memilin p*ting Angel sebelah kiri dan sebelah kanan ia mainkan menggunakan lidahnya sehingga membuat angel menjerit kenikmatan. “ Ahhhhhh bang Jackkk…. Ahhhh nikmat bang “ desah Angel Jack menurutkan jilatan nya ke bagian perut dan ia langsung membuka lebar kaki angel lalu  ia langsung menciumi dan menjilati liang v****a Angel yang merah muda itu Angel pun tersentak kaget dan ia mendesah kenikmatan. “ Ahhh….Bang ahhhhhh ka…kamu apain akuh bang…. “ Ucap Angel sambil memeras payudaranya sendiri “ Nikmati saja malam ini sayang aku akan memberikan mu kepuasan “ Balas Jack di sela ciuman dan jilatannya ke v****a Angel Angel semakin tak karuan dan tubuhnya seketika menegang ia mendapatkan puncak kenikmatannya melihat tubuh angel menegang Jack pun semakin menekan lidahnya ke dalam lubang kenikmatan itu Angel semakin tidak tahan dan ia pun menjerit nikmat. “Banggg ahhhhhh arhhhh ouuuhhh akuuhhh akuhhh mauuhhh ahhhh oohhhh …. Keluar bang “ desah nya dan tubuhnya pun melemas. Melihat Angel yang sudah mendapatkan kenikmatan Jack pun bangkit dan menungging di atas tubuh Angel ia pun mengulum bibir angel dan tangannya memainkan p******a Angel hingga Angel terpancing nafsu lagi. “ Sayang aku tau ini yang kamu mau selama ini , dan hari ini aku akan melakukan nya tanpa ampun Angel “ Ucap Jack dengan nada sensual sambil ia memegang batang kejantanannya dan mengarahkannya ke lubang milik Angel, saat melihat itu angel terkejut. “ Bangg stop apa yang mau kamu lakukan ? Bang aku ga mau “ tolak Angel setelah melepas paksa ciuman bibir dari Jack. “Angel ini akan nikmat bukannya selama ini kamu menginginkan aku untuk menyentuh mu ? Ayolah “ Paksa Jack sudah tak tahan lagi. Angel bangun dari tempat tidur ia pun berdiri dan mendekati Jack ia mengelus d**a bidang Jack dengan sensual dan membuat Jack semakin nafsu. “ Ambil apapun yang kamu mau tapi setelah ini kamu tinggalkan kak Siska, aku lebih bisa memuaskan mu Bang Jack “ Ucap Angel sensual sambil menjilat p*ting Jack. “ Ouhhh baby kamu benar-benar menggoda, apapun yang kamu minta aku turutin syang “ Ucap Jack sambil menarik dagu Angel dan membaringkan nya ke tempat tidur. “ Tahan ya sayang ini akan sakit sementara setelah itu kamu akan merasakan nikmat yang tak tertahankan “ ucap Jack sambil mengelus-elus v****a Angel dan kejantanan miliknya. Jack pun langsung memasukkan kejantanannya dengan sekali sentak membuat angel merasa kesakitan dan da*ah nya pun mulai mengalir di bagian paha dalam dan segera di lap oleh Jack menggunakan tissue   “ awwww sakitttt bang sakitttt argggg “ jerit Angel sambil mengeluarkan air mata. “ Nikmati Sayang nikmati kamu akan senang dengan semua permainan ini “ Ucap Jack yang terus menerus memaksakan kejantanannya keluar masuk di lubang kecil itu ia pun terus merasakan sedikit nyeri tapi tidak diperdulikannya. Jack tidak memperdulikan Angel yang menangis kecil ia terus menghujam lubang Angel sampai pada akhirnya ia merasakan dorongan yang kuat untuk segera mengeluarkan s***ma nya dan akhirnya ia pun mencapai puncak kenikmatannya dan menyemburkan Sp***anya ke dalam Rahim Angel di tengah kesakitan Angel. “ Ouhhhhh Angelll ahhhh oooohhhh aku… mau…ahhh keluarrrr…. “ Desah Jack sambil menikmati pelepasannya sementara Angel sudah pasrah dengan keadaan ia tak bisa menahan sakit di vaginanya karna permainan kasar Jack. Saat Jack melepas kejantanannya kaki Angel langsung terjatuh lemas ia menatap Jack yang pindah posisi tidur di sebelah nya. “ Bang aku udah kasih ini ke kamu aku minta secpatnya kamu putusin Kak Siska “Pinta Angel “ Tenang sayang secepatnya aku akan putusin Siska kok yang penting kamu selalu kasih apa yang aku  mau  “ Ucap Jack sambil  mengelus pipi Angel Angel senang mendengar Ucapan Jack ia merasa menang Jack memilih dia dan ia merasa senang karna apa yang ia ingin kan sudah ia dapatkan. Ya dia sangat ingin memiliki Jack ia berpikir dengan memberikan tubuhnya kepada Jack akan membuat Jack memutuskan Siska dan memilihnya . Hari-hari berlalu Jack dan Angel semakin sering melakukan adegan panas mereka di ranjang namun Jack masih belum memutuskan hubungannya dengan Siska karna memang dia tidak pernah ingin kehilangan Siska. Baginya Angel hanya barang pemuas nafsu belaka. Malam ini Siska mau bertemu Bryan hubungan mereka saat ini sudah sebagai sahabat diantara keduanya sudah saling tidak punya rasa satu sama lain mereka bersahabat sangat dekat Bryan sudah menganggap Siska seperti adiknya sendiri berhubung memang usianya yang lebih tua dari Siska. Siska dan bryan makan di pinggir jalan mereka bercanda tawa seperti layaknya seorang sahabat setelah seleai makan Bryan mengantar Siska pulang tapi di tengah perjalanan mereka melihat Jack yang sedang berduaan dengan seorang wanita dan bahkan mencium mesra wanita yang bersamanya. Siska terdiam hatinya seperti teriris melihatnya, Bryan yang melihatnya langsung membawa siska pulang ia tak ingin Siska melihat kejadian itu lebih lama lagi. Ketika mereka di mobil Bryan mencoba menenangkan Siska. “ Siska heiii tenangkan diri kamu dulu yah “ Ucap Bryan sambil mengelus tangan Siska. “ Bryan… Hmmm…. Sakit hati aku “ Ucap Siska sambil menggenggam erat tangan Bryan. Bryan menghentikan mobilnya lalu menatap Siska. “ Hei look at me , aku tau apa yang kamu rasakan tapi kamu harus tenang dulu , cari tau kebenarannya dan jangan mengambil keputusan yang nantinya membuat kamu menyesal. “ Ucap Bryan sambil memegang wajah Siska dengan kedua tangannya. “ Hmmm kamu benar Bryan… Thanks sudah ingatin aku dan thanks sudah selalu ada buat aku “ Ucap Siska yang sudah mulai tenang. “ Anything for you my girl , sekarang aku mau antar kamu ke apartment ya “ Ucap Bryan lalu menjalankan mobilnya dan mengantarkan Siska pulang ke apartment nya.  
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD