Ayuning menutup buku sketsanya dan menghela nafas panjang. Ia menatap taman didepannya yang sangat luas dan cukup ramai dengan orang-orang yang menemani anaknya bermain, ada juga yang bermain basket di lapangan dekat taman ataupun orang-orang yang sedang berolahraga di area gym ditaman ini. Gadis berambut ombre itu mengulum senyum menyadari rasa sepi yang kian menyeruak dalam hatinya. Meski kejadian itu sudah lewat satu tahun yang lalu tapi ia masih tidak bisa melupakannya. Masa dimana pada akhirnya Dennis meninggalkannya karena ulahnya sendiri. Ia tersenyum miris membayangkan nasibnya. Bagaimanapun juga pria akan memilih gadis yang baik untuk diperistri. Bukan gadis kotor dengan segala iri dengki yang ia miliki dihatinya. Selama satu tahun perjalanannya seorang diri, Ayuning mulai bela
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


