"Dan tibalah kita di ujung cerita. Sebuah kisah yang tidak harus di kenang masa". ** Ambulance mulai memecah kerumunan, mencoba mengangkat jenazah Elyasa untuk di autopsi. Sedangkan polisi sedang mencari asal muasal terjadinya kecelakaan. Reina yang masih syok terhadap apa yang baru dia lihat, masih duduk termenung di tempat. Namun satu tarikan membuatnya terbangun dari duduknya. "Siapa kamu?" Tanya Reina kepada wanita bermasker dengan rambut yang menutupi sebagian wajahnya. Tanpa menjawab pertanyaan Reina, wanita itu membawa Reina masuk ke dalam sebuah mobil lalu menancap gas. "Ini aku, Kanaya." Reina menatap wanita di sebelahnya dengan wajah terkejut. Bagaimana mungkin dia bisa keluar dari penjara? "Apa lagi yang kau inginkan, wanita gila!" Marah Reina kepada Kanaya. "Hahaha, ya

