Kerinduan Dua Sahabat

1099 Words

"Dara ...." Suara pekikan Risa yang keluar dari sebuah benda pipih berwarna rose gold berukuran enam setengah inci itu cukup memekakkan telinga. Namun bagi Dara, itu menyenangkan. Mendengar sahabatnya memanggil namanya dengan suara yang terdengar gembira. Juga wajahnya yang berbinar saat melihat dirinya. Dara sangat merindukan Risa. Risa menatap Dara dengan mata yang berkaca-kaca, begitu juga sebaliknya. Hanya sebuah panggilan video, tetapi nyatanya membuat kedua gadis itu sangat bahagia. Seolah mereka mendapatkan jackpot besar yang sangat menguntungkan. "Jahat!" Risa mengusap matanya yang berair. Namun tak ayal, bulir bening itu tetap menganak sungai. Menetes membasahi kedua pipinya. "Maafkan aku Risa. Jangan nangis dong," ucap Dara masih dengan senyum yang tersungging. "Kamu teg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD