30. Perlahan pergi

773 Words

Sejak nada sambung yang ke-12 tak pernah diangkat, David tak pernah bisa menetralisir rasa resah dan khawatirnya. "s**t! Tadi siapa sebenarnya yang menelepon?!" David mengumpat pada orang tak dikenal yang tiba-tiba meneleponnya dan membuatnya begitu khawatir . David merasa kabar dari si penelepon itu kabar bohong, tapi di sisi lain ia pun ingin memastikan kebenarannya. Tanpa menunggu lama David langsung menyuruh sekretarisnya memesan tiket pesawat ke jakarta. Bahkan lamanya perjalan membutuhkan waktu sampai lebih dari 20 jam untuk sampai ke Indonesia, tapi David tak punya cara lain agar sampai lebih cepat. Andai ia punya jet pribadi. *** Indonesia 21.00 WIB Alfath tak sanggup lagi menahan tangisnya, begitupun kedua orangtua Sinta, mereka ikut terpukul dengan keadaan Sinta. Mereka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD