Dulu, aku pernah mendekapmu dengan erat, menggenggam tanganmu dengan kuat, tapi kamu memilih untuk pergi. Jadi sekarang, saat aku sudah merelakanmu, melepaskanmu, aku mohon jangan pernah kembali lagi, apa pun alasannya. *** Nayla pernah melepaskan orang yang amat ia cintai, Nayla pernah merasakan bagaimana pahitnya ditusuk dari belakang oleh orang yang amat ia cintai, dan Nayla pernah merasakan sakitnya dikhianati, jadi tak salahkan untuk kali ini Nayla memilih pergi, mencari kebahagiaan baru yang bisa membuatnya tersenyum lagi, mencari laki-laki yang benar-benar menjaganya dan tak menyakitinya seperti yang lalu. Walau Nayla begitu mencintai Keral, dulu, sejujurnya Nayla juga tak ingin melepaskan laki-laki itu, bukan perkara berapa lama ia bersama dengan

