HENRY POV Akhirnya aku datang ke gudang untuk melihat Dava yang sebentar lagi akan di eksekusi. Saat itu ia terlihat marah sambil melempar sumpah serapah kepadaku tetapi aku tidak bergeming dan aku tidak sabar melihat ia di eksekusi dan bernasib sama seperti ibunya yang menyebalkan. Saat itu aku ingin tanganku yang mengeksekusi Dava tetapi anak buahku melarang dan mereka yang akan mengeksekusi Dava seperti rencana di awal. Aku melihat wajah Dava babak belur dan sepertinya ia sangat kesakitan sebelum ajal menjemputnya. Saat itu aku memberi perintah kepada anak buah untuk mengeksekusi Dava di depanku. Tepat di depanku, Dava menghembuskan nafas terakhirnya dan ia sudah tidak bernyawa. Saat itu aku tersenyum di dalam hati karena sudah puas melenyapkan seseorang yang berusaha menghancurkanku

