Bab 21

1058 Words

Ruangan vip dimana Stella dirawat sedang tidak ada orang sekarang, hanya ada Stella yang masih kritis. Seorang suster datang ingin memeriksa Stella, dengan santainya suster memberhentikan selang infus dan ingin menyuntikan sesuatu pada Stella. “Kena kau!” Ujar Stella membuat suster itu kaget, Stella tersenyum sinis lalu melepas paksa infus ditangannya. “K-kau?” “Tidak usah terkejut, kau jelek sekali” ujar Stella membuat suster itu meneguk air liurnya. “Siapa yang menyuruhmu?” Tanya Stella, suster itu diam. “Menyebalkan sekali,” ujar Stella bangkit dari tempat tidur lalu mengambil pisau buah dan meletakanya keleher suster, “Katakan, jika kau memang masih sayang dengan nyawamu” “Hiahhh, tolong!” Suster itu berteriak dan menjatuhkan peralatan medis yang ia bawa. Stella sangat yakin s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD