> CITY LIGHT <

2127 Words

Bunga terlihat sangat senang karena dia di beri kesempatan untuk main ke tempat tinggal pribadi Darren yang sangat Bunga yakini tidak semua orang bisa datang kesini. Kalau bukan karena kemarin Bunga yang mencari tahu dan datang sendiri ke tempat ini juga Darren tidak akan pernah mengajaknya kemari. Darren berjalan ke arah dapur di ikuti Bunga. “ Kamu ngapain ikutin aku? “ tanya Darren menoleh ke belakang. “ Terus aku harus kemana? “ “ Tunggu aja di sofa. “ Jawab Darren. “ Aku ikut kamu aja. “ Balas Bunga yang tak bisa jauh dari Darren. “ Terserah. “ Tibanya di dapur, Darren menyimpan barang belanjaan yang dia beli tadi di minimarket ke dalam bufet. “ Wah, kulkas kamu pintu dua. “ Bunga membuka lemari es tersebut lalu menutupnya kembali. “ Boleh minta satu gak pintunya? “ tutur Bun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD