> TAMU BAR <

2231 Words

Mereka berempat makan di restaurant padang. Cika dan Bima menikmati makanan sambil berbincang – bincang, sedangkan Bunga dan Darren tak bersuara. Sesekali, Darren melirik Bunga yang terus saja menunduk seakan tak mau menatapnya. UHUK..UHUK. Akibat makan dalam keadaan gugup dan terburu - buru, Bunga jadi terbatuk – batuk karena tersedak daging rendang. “ Minum. “ Darren menyodorkan Bunga segelas air tetapi Bunga menolak dan memilih mengambil minuman lainnya. Darren kembali meletakkan segelas air yang niatnya memang dia berikan kepada Bunga. ‘ Yaudah kalau gak mau. ‘ Batin Darren. Dia akui saat ini benar - benar merasakan perubahan sikap Bunga kepadanya. Darren tidak bersuara lagi dan keduanya kembali terdiam bagai orang asing. “ Bunga tumben banget gak pecicilan? “ celetuk Bima yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD