62

1675 Words

“Sudahlah, bukankah kita butuh air? Malah jadi berbicara hal-hal lain.” Retch hendak menghentikan obrolan seru bagi dua manusia itu, tapi sungguh, bagi Retch itu tidak menarik sama sekali. Retch kemudian bangun dari sandarannya pada pohon-pohon berdaun dan berbatang lebar. Ia kemudian berjongkok di tanah berumput tidak jauh dari sana, telapak tangannya menempel pada tanah, dan secara ajaib sebuah lubang berdiameter tidak lebih dari satu meter. Kepalanya melongok ke dasar lubang yang membentuk sumur, lalu dengan santainya berkata, “Tanah ini subur.” Ia kemudian memetik tiga daun lebar, kemudian seolah ke bentuk semula, sumur dalam itu menjadi dangkal dan membawa air naik hingga dapat dijangkau dengan mudah. Daun-daun lebar tersebut ia gunakan sebagai wadah mengisi air. Cloud dan Charge t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD