86

1671 Words

"Kami menemuimu untuk mengucapkan terima kasih, sekaligus meminta maaf atas perlakuan buruk kami selama ini," ucap orang tersebut, yang ternyata adalah Eriol yang datang bersama Fur. Fur mengangguk, lantas bicara, "Kejadian itu memberi pelajaran berharga pada kami agar tidak berlaku buruk pada siapa pun." Niel termangu selama beberapa saat, mencerna kata-kata yang terdengar ajaib di telinganya. "Lupakan saja yang sudah berlalu," tukas Niel, seraya tersenyum. "Kalau begitu, bisakah kita berteman mulai sekarang?" tanya Eriol. "Tidak. Aku tidak ingin berteman dengan kalian." Jawaban Niel membuat keduanya kecewa. Namun Niel kembali melanjutkan, "Tapi aku ingin bersahabat dengan kalian," ucap Niel, lantas memeluk Eriol dan Fur dengan erat. "Terimakasih, Niel." Fur pun menyambut pelukan han

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD