76

1797 Words

Soda mengernyit sambil memegang bahunya. "Pelurunya hanya menyerempet." "Kurasa percuma kita menghindar," ujar Milk yang melayang mendekat. "Dia memang kuat. Tapi kalau kita menyerang bersamaan, kita berpeluang besar mengalahkannya." Orreo menimpali. Sodda mengangguk, seraya menatap tajam ke arah Cola. "Kita coba." "Tapi kondisimu tidak memungkinkan, Sodda," tukas Cloud, cemas. "Aku masih bisa menghadapinya. Harusnya kamu tahu kalau aku bukan android biasa, 'kan?!" Sodda mengerling pada Milk dan Orreo. "Siap?" "Tunggu!" Tali Orreo menjulur, dan meletakkan Summer di pangkuan Cloud. "Seharusnya kamu buang saja perempuan itu," gerutu Sodda, melirik Summer. Milk menekan tombol di tangan dan membuatnya berpendar kuning. "Sudahlah, jangan buang waktu! Ayo!" Ketiganya menghambur ke arah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD