Kisah 18 “Uda?! Ngapain Pamar ketiak?!” Gina menjerit kaget ketika dia menemukan Rian yang sedang bertelanjang d**a. Seumur-umur sejak Gina sudah tidak lagi bocah yang selalu memakai singlet dan celana pendek berlarian ke sana-kemari—Gina tak pernah melihatnya. Niat awal Gina tadi hendak menyerahkan barang-barang Ricon dari olah TKP yang masih bisa diselematkan. Karena tak melihat Rian berada di lantai bawah maka Gina pun mencari keberadaan Ricon di lantai atas. Rian yang terperanjat oleh suara cempreng Gina pun terburu-buru memakai kembali kaosnya. Saat berbalik dan melangkah ke arah Gina tubuhnya tak seimbang, mengakibatkan Rian terjatuh dan menimpa Gina. Sejenak mata mereka saling bertatap dalam. Namun, sebuah benda mengusik perhatian Rian. “Liontin Mama,” desis Rian yang masih bisa

