"Aku tidak bohong! Aku serius!" ujar Zara. Angga menoleh ke arah Arya, minta klarifikasi. "Benar! Aku dan Zara akan segera menikah!" ujar Arya, yang seolah paham maksud dari tatapan Angga. "Hahaha kalian sungguh pandai berakting!" Angga tergelak, dia sungguh tidak percaya. "Aku akan percaya kalau melihat kalian menikah di hadapanku!" Arya tertawa. "Ada apa ini?" Bapak Zara tiba-tiba saja masuk. Tadi, ibunya Zara memanggilnya. Karena takut Angga membuat keributan. "Bapak,"sapa Angga. Dengan cepat Angga menghampiri kedua menrtuanya yag sedang berdiri di ambang pintu. Lalu mecium punggung lengan mantan bapak mertuanya dulu. "Kamu jangan buat keribuatan Angga!" Bapak berkata tegas. "Tidak, saya tidak sedang membuat keributan. Hanya ingin meminta Zara memaafkan dan mau rujuk kembali,"

