Bab 30: Bangkrut

1072 Words

Sepulang dari pertemuan dengan Kei. Rei memutuskan untuk menemui Aira di rumahnya, dan tak butuh waktu lama, ia sudah sampai di depan rumah Aira. "Tok tok tok!" Rei mengetuk pintu rumah Aira, "kok sepi?" gumam Rei mengedarkan pandangannya. Tak lama kemudian suara langkah kaki dari dalam rumah mendekati pintu dan membukanya. Saat pintu terbuka Rei melihat Aira rambutnya kusut seperti baru saja bangun tidur. Aira yang selalu cuek dengan penampilannya dia terlihat santai menyapa Rei. "Rei?" Aira memperhatikan Rei yang masih menggunakan seragam sekolah. Rei menganggukkan kepala, "Aira, apa aku mengganggumu?" tanya Rei. "Tidak Rei, ayo duduk," jawab Aira lalu ia keluar dari pintu dan mempersilahkan Rei untuk duduk di kursi teras rumah. Rei menganggukkan kepala, lalu ia pun duduk di kursi.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD