Bab 32: Benih cinta

1587 Words

Sepulang sekolah Aira langsung menuju kantor Rico, setelah mengganti pakaian seragamnya, Aira duduk di kursi ruangan di mana Rico bekerja. Ia membuka semua dokumen perusahaan untuk di pelajari dengan bantuan dari sekertaris perusahaan. "Siang ini kita ke datangan klien yang selama ini menanam saham di perusahaan kita," ucap Sekertaris membuka suara. "Kau atur saja, nanti aku akan menemuinya. Siapa tahu dia tidak menjual sahamnya pada orang lain," jawab Aira sambil menatap layar monitor. "Baik, saya akan keluar dulu sebentar Bu." "Tunggu dulu sebentar," Aira menaruh curiga kalau ada orang dalam yang terlibat dalam masalah perusahaan. "Saya butuh beberapa laporan lain perihal keluar masuknya barang juga laporan keuangan," Aira menatap sekertarisnya. "Tapi itu semua sudah di lakukan Pak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD