Para pengawal Hazal melindunginya dari serbuan wartawan dan menuntunnya menjauh dari kerumunan sesegera mungkin. "Yang mulia kami akan membawa Anda kembali ke ibu kota" bisik seorang pengawal. Ia terpaku tak melakukan apa pun, selain turut pengawal membawanya sampai ke mobil. Algi yang melihat Hazal akan pergi, berlari menghampiri, mencoba menenangkan rajanya yang masih terguncang dengan teror yang ia dapati beberapa saat lalu. "Yang mulia..." pelan lelaki itu berpaling tanpa kata. " ... saya akan menyelidiki kejadian di tempat ini dan melaporkannya pada Anda" Hazal terpana, menimpali dengan anggukan tanpa ekspresi. Algi menutup pintu mobil lekas ketika melihat rombongan wartawan berusaha mendekat. Ia mengamati kepergiannya diiringi rombongan pengamanan yang mencolok dengan bunyi sirin

