Bab 45

2175 Words

"Aku akan pergi melihatnya" "Yang mulia, kami belum tahu apa yang terjadi, sebaiknya Anda menunggu..." Hazal berjalan dengan kaku menuju pintu, tak peduli dengan apa pun yang ia dengar di belakangnya. "Sebaiknya kau temani Yang mulia, aku akan kembali ke rumah dan menyusul setelah ini" Alan berlari mengejar langkah Hazal yang telah agak jauh, sementara Ares merogoh sakunya lalu meraih ponsel dan menelpon seseorang. "Yang mulia akan ke rumah sakit, sebaiknya jangan pergi ke rumahku. Aku sudah menyuruh orang untuk menjemput kalian, sebentar lagi dia akan tiba di sana" tutupnya dengan wajah tenang. Pengamanan di rumah sakit istana meningkat dibandingkan biasanya, namun belum ada wartawan muncul di pagi buta itu. Hazal yang sudah berada di rumah sakit sejak tadi nampak resah menunggu d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD