Bab 71

2213 Words

“Kenapa kita harus pergi?” kata Cambria ketika beberapa pelayan mengemasi barang-barangnya ke dalam koper, sementara Hazal tampak hanya duduk bersantai di sudut ruangan sambil memainkan papan caturnya. “Dokter mengatakan padaku kalau kau perlu bersitirahat, jadi aku ingin membawamu ke suatu tempat yang nyaman untuk bersantai selama beberapa hari” “Kita akan ke mana?” “Rahasia, kau akan tau nanti” “Yang mulia” Alan yang muncul di ambang pintu membuat Hazal segera beranjak keluar dan menutup pintu, tak mau Cambria sampai tau. “Kau sudah dapatkan kabar di mana perempuan itu berada?” “Belum, kami masih berusaha mencari” “Aku tidak ingin Cambria tau kalau perempuan itu masih berkeliaran. Aku juga ingin kau mengetatkan penjagaan di istana lama agar kejadian tempo hari tidak terulang kemba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD