Hazal mendengar suara keributan di dalam tidurnya, hingga ia pun terjaga dengan wajah terkejut. "Ada apa ini, bukankah kita seharusnya sudah ada di istana?" ia melirik sekeliling dan tampaklah olehnya kerumunan demonstran menutup jalan. Mereka berteriak dengan suara lantang menyeru agar kasus jembatan Green yang melibatkan ratu diselidiki ulang. "Ada demonstrasi di tengah jalan Yang mulia, sementara ini petugas keamanan sedang bernegosiasi dengan mereka" "Tidak perlu, ambil jalan memutar saja" "Tapi waktu kita akan terbuang lebih lama" "Tidak masalah" ucapnya disertai helaan napas panjang tanpa selera. Di sepanjang jalan pulang ia melihat ada begitu banyak spanduk tanda protes terpampang di tempat umum. Suara protes belakangan makin sering didengungkan di tempat umum, sementara Ha

