Dengan sedikit menahan rasa sakit dan pusing di kepalaku, aku pun mencoba membuka mata dan seketika mendapati jika saat ini diriku tengah berada di dalam sebuah ruangan yang nampak begitu asing. "Akhirnya kamu sadar juga. Aku sudah takut kalau kamu kenapa-kenapa tadi habisnya lama banget sadarnya bahkan aku sempat berpikir kalau kamu gegar otak.” ucap seseorang yang kuketahui tadi pagi bernama Stevan. “Aku di mana?” tanyaku sambil berusaha untuk bangun dari kegiatan berbaringku di sebuah ranjang dan dapat kulihat jika saat ini aku seperti berada di sebuah klinik kesehatan. “Aku bawa kamu ke UKK (Unit Kesehatan Kampus) soalnya aku khawatir kalau kamu kenapa-kenapa. Maaf, Kamu pingsan karena terbentur bola yang aku lempar." “Pingsan? Ah, sudah berapa lama memangnya aku tidak sadarkan di

