Kendal dan Kenneth berbicara berdua di taman rumah sakit, hanya mereka berdua tanpa gangguan siapapun. "Ken, sebelumnya papa memohon maaf atas semua yang telah terjadi membuat bencana dalam keluarga kita," ujar Kendal dengan menyesal. "Kata maaf sudah terlambat Papa. Anakku sudah meninggal dan menjadi korban perbuatan Kakeknya sendiri. Kenapa Papa bisa melakukan hal tersebut? Jika Papa tidak seperti itu mungkin semua masalah ini tak akan pernah terjadi." "Papa memang yang salah Ken. Jika dulu Papa tidak melakukan perselingkuhan itu tentu Angel masih hidup dan tidak akan menjadi korban. Papa sangat menyesali semuanya, merasa sangat berdosa padamu, mamamu, dan juga pada Valen." "Memang sudah seharusnya Papa menyesali semuanya. Aku bahkan sangat kejam pada Valen, aku memperlakukannya

