Part 25

919 Words

Kini Elisa tengah duduk di dalam mobil, memegang stir mobil dengan sedikit merematnya. Wajah putih pucat bak Barbie itu sedari tadi tak henti-hentinya menyunggingkan senyum merekah. "Ck, Alex sialan!" ucapnya tanpa bisa meredakan perasaan yang membuncah dihatinya. "Adoh! Bisa turun harga badan gue sebagai kupu-kupunya senior high school kalau begini." decaknya "Hah! Baper gue ya tuhan." "Huh, tenang Leo jan norak kek si Bayu. Gak boleh itu." ucapnya pada diri sendiri. Setelah bersusah payah menenangkan dirinya, dia menyalakan mobilnya menuju markas a.k.a rumah Gavin. Tak berapa lama mobilnya sudah berhenti di pelataran rumah Gavin, dengan ceria dia memasuki rumah Gavin tanpa salam. "Woi Gavin!" ucapnya ngebass Ghea yang sedang bermasker ria diruang keluarga berjengit kaget hingga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD