Sesuai janji dan yang direncanakan, hari jum'at Ayya akan pergi menemui Mama sambungnya, berbincang setelah dua bulan kejadian mengerikan yang ia Alami. Lalu dimana Ayya sekarang? Ayya masih berdiri mematung didepan gedung apartemen dimana didalam sana orang yang dicintainya tinggal disana, dan ternyata Mama sambungnya dibiarkan terkurung di lantai satu di kamar dekat dengan jalan keluar. Ayya mengerjapkan matanya beberapa kali mencoba mengingat kembali bagaimana wajah perempuan yang hampir sama berartinya dengan mama kandungnya. Mama Tessa-nya Ayya cantik, pintar memasak dan juga terus memantau Ayya dengan baik. "Ayo, kenapa harus takut dengannya? Aku harusnya takut dengan pencilok bermuka seram? Mama Tessa kan mukanya bikin insecure masa harus takut sih?" semangatnya pada diri s

