Part 27 : Laura dan Sikap Kasarnya Happy Reading ^_^ *** Laura memeluk tralis pembatas dengan tatapan lesu. Tangannya dia ayun-ayunkan dengan tidak jelas padahal itu cukup beresiko. Dia ada di ketinggian, lebih tepatnya di atap sekolah. Tatapannya menerawang ke bawah, menyaksikan beberapa teman sekolah Clara yang berlalu lalang. Dia menghela napas. “Laura!” Laura langsung membalikkan tubuhnya kala nama aslinya disebut. Matanya membulat saat tahu siapa pelakunya. “Rasanya pengen gue jahit mulut lo itu, Daniel. Kalo ada yang denger gimana? Sssttt!!” “Nggak ada siapa pun kok di sini,” jawab Daniel dengan cepat. Napasnya memburu. “tenang aja. Kalem, kalem.” Kalem gundulmu itu, batin Laura mengejek. “Lo ngapain ke sini? Trus juga kok ngos-ngosan kayak gitu sih? Kayak

