Part 23 : Laura dan Kesedihannya Happy Reading ^_^ *** “Laura, kamu datang, nak?” ujar Mamanya saat Laura memasuki ruang tunggu kamar Clara. Sang Mama menyadari kalau ekspresi anaknya sedikit berbeda dari biasanya. “Kamu sakit, nak? Wajah kamu terlihat nggak baik-baik saja, sayang.” Laura sadar apa yang dimaksud Mamanya. Itu pasti efek wajahnya yang sembab karena terlalu lama menangisi keadaan di kamar adiknya. Laura menggeleng sambil menebar senyum untuk menenangkan Mamanya. “Aku baik-baik aja kok, Ma. Aku hanya...” Laura menjeda dengan ekspresi miris. “Aku hanya merindukan Clara. Saat weekend kemarin aku terlalu bersemangat berlatih, jadi nggak bisa menemui Clara. Sekarang aku menemui Clara secara khusus.” “Kamu seharusnya di asrama saja untuk beristirahat, sayang. Cl

