Obsesi Atau Beneran Suka?

1390 Words

Kecupan cukup lama Elkan berikan di kening Sissy. Tubuh keduanya dibanjiri keringat setelah melewati kegiatan panas di villa. Sementara itu waktu sudah memasuki jam makan siang. "Thank you." Elkan berbisik merdu sambil tersenyum manis, lalu ia berguling dari atas tubuh Sissy. Permainan kali ini Elkan tidak lagi egois. Ia tak hanya mementingkan kepuasannya sendiri, tapi juga Sissy, hingga perempuan itu merasakan kepuasan yang sama dengannya. "Mau makan siang sama apa?" tanya Elkan yang sudah siap dengan ponselnya untuk menghubungi karyawan di restoran. Sissy mengubah posisi berbaringnya menjadi tengkurap, kepalanya menghadap Elkan. "Terserah. Gimana lo aja." "Masih lo-gue nih?" sindir Elkan karena Sissy tak kunjung mengubah sebutan diantara mereka, walau sejak tadi Elkan sudah mengawal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD