Chapter 50

1271 Words

Didalam mobil, Lily begitu girangnya. Karena sang Papah mau menuruti kemauannya, untuk pergi bersama ke kebun binatang. Dia girang sekali, hingga membuat keheningan tidak dapat menyapu hangat mereka. Tak ada celah keheningan sama sekali, semua tertutupi oleh kehebohan Lily dan nyanyian - nyanyian orang - orang umumnya saat bertamasya. Silla, yang duduk disamping Lily, hanya bisa tersenyum menemani anak perempuan itu. Sementara Louis yang menyetir, melihat putrinya dari spion mobil hanya bisa tersenyum senang. Dia tidak membuat putrinya kecewa, dia senang melihat raut wajah bahagia dari Lily, anaknya. Azka yang melihat Daddynya tersenyum ikut tersenyum meski hanya senyuman yang tipis sekali, bahkan orang awam mungkin tidak bisa melihat senyuman dari Azka. "Dad, kapan kita akan sampai ke k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD