Memang suamiku itu beneran bucin benar Kirana bilang, apa saja permintaanku di turuti, bahkan yang tidak aku pinta, dia turuti. Aku sih senang senang aja, tapi Kirana selalu mengingkatkan tentang take and give dalam hubungan kami berdua. “Nih, elo kan bakalan suruh laki elo antar gue pulang, pasti elo minta jajan juga di depankan?” tanya Kirana saat kami bergerak ke ruangan suamiku, untuk pulang bersama. “Trus?” tanyaku berbisik mengikuti Kirana. “Ya kasih upah, cipok kek, apa elo ngapain gitu, elo tau dong apa yang buat laki elo happy” kata Kirana. “Gak langsung ena enakan?” tanyaku. “Harusnya, kalo elo jadi sagne karena cipokan, elo enaena aja, pindah ke kasur, kan udah laki bini, gitu aja tanya sih” omelnya. Aku tertawa. Kami lalu diam karena sudah sampai dekat pintu masuk ruangan

