Setelah sempat mengatakan permintaan maafnya pada Adrian beberapa saat lalu, Rea kembali meninggalkan Adrian yang masih belum sadarkan diri. Ia sudah ditunggu Vino untuk segera ke kantor polisi dan menjalani pemeriksaan. Sepanjang perjalanan, Vino terus saja mengatakan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dikatakan oleh Rea nanti. Rea hanya mengangguk menanggapi. Ia tidak punya pilihan lain selain menuruti permintaan Vino ini. Sudah cukup ia membuat Adrian terluka dan menderita. Ia tidak mau membuat Adrian menanggung akibatnya lagi. Sesampainya di kantor polisi, Vino langsung membawa Rea masuk. Ternyata...Vino juga sudah menyewa pengacara untuknya. Vino tidak mau mengambil resiko jika didalam sana Rea mengatakan sesuatu yang tidak dikehendakinya. Sehingga ia menyertakan seorang pengacara su

