"Apa anak ibu merepotkan kamu?" tanya Nina saat sedang duduk berbincang dengan menantu di kursi ruang tamu. Ervan menggeleng. "Sama sekali enggak, Bu. Lagi pula Aluna udah dewasa. Bisa melakukan banyak hal sendiri." Nina diam. Sebenarnya ia sendiri bingung melihat sikap Aluna yang menurutnya terlalu manja sekarang. Dahulu, tanpa diarahkan Aluna akan melakukan tugasnya sebagai istri seperti menyiapkan makanan atau sekedar mengisi piring makan suaminya saat mereka berkumpul. Tetapi tadi, yang terjadi justru sebaliknya. Ervanlah yang mengisi piring makan Aluna. Bukan hanya dengan nasi, tetapi juga dengan lauknya setelah bertanya terlebih dahulu apa yang Aluna inginkan. "Memangnya ada apa, Bu?" tanya Ervan. Nina menggeleng. "Tidak apa-apa. Ibu cuma khawatir dia merepotkan kamu." Pria sat

