Sagara langsung tersenyum ketika melihat Aluna mendekat. Merentangkan tangan, ingin digendong. "Tunggu sebentar, Sayang. Ibunya duduk dulu," ujat Yanuar yang sedang memangku sang cucu. "Sini. Saga mau sama ibu?" Aluna menyambut uluran tangan anak laki-laki yang tersenyum lebar ke arahnya. Kalaulah duduk di samping samh Ayah. Sagara berdiri di pangkuan Aluna. Melompat-lompat dengan lincahnya. Aluna tertawa kecil. " Saga mau lari, iya?!" Sahara kemudian menoleh ke arah pintu utama yang terbuka lebar. "Dia sekarang lagi seneng keluar rumah," ujar Ervan. "Iya? Saga mau ke luar? Ayo!" ajak Aluna. "Sayang, ibu kamu mana? Kenapa malah tenggelam? Tadi Ayah minta Ibu panggil kamu." "Ibu ... mungkin lagi bicara sama Tante Yeni. Tadi Tante Yeni bilang mau bicara sama ibu." "Oh." Ilham men

