Adam mengernyit. Senyum Adam benar-benar hilang. Tatapannya berubah bingung. Melihat ekspresi Anna yang masih merenung Adam mengira Anna menyimpan kesedihan di hatinya. “Kenapa enggak?” Apa karena Anna ingin bercerai darinya? Anna menoleh. “Gak ada alasan.” Anna membuka kotak makanan dan mengambil sepotong buah yang dia tusuk dengan garpu. “Ayo mulai berperan.” Anna menyodorkan buah di tangannya pada Adam. Adam masih diam. Ekspresi Anna berubah secepat kilat. Tatapannya tertuju pada potongan buah yang Anna sodorkan padanya. “Reihan bilang ada influencer yang ngikutin kita, kan?” Adam menghela nafasnya, lalu membuka mulut untuk menerima suapan Anna. Entah kenapa ucapan Anna masih mengganggunya, namun dia hanya bisa membiarkan perasaannya menggantung dan menyimpan rasa penasarannya. “G

