Anjani kembali membuka matanya namun tidak menemukan lengan Gerald dipinggangnya. Baru saja ia akan beranjak, namun ternyata orang yang dicarinya tengah duduk di sisinya sambil memperhatikannya tertidur. Ia nampak sudah lebih segar dengan rambut yang masih basah. " Selamat pagi Anjani " sapanya lembut. Anjani tersenyum menatap Gerald yang menurutnya sangat tampan saat ini dengan polo shirt hitam polos dan juga jeans warna serupa. Entah ini hanya perasaannya saja atau karena bawaan kehamilannya, namun entah mengapa ia selalu ingin menangis dan memeluk Gerald. " Pagi. Udah dari tadi bangunnya?" tanya Anjani malu-malu karena Gerald menatap intens padanya. Ya meskipun mereka suami istri, namun mereka baru saja berbaikan dan Gerald pun masih belum mengingatnya. Jadi, Anjani merasa jika ia dan

