Anjani sedang berjalan mengelilingi resort karena sama sekali tidak bisa memejamkan matanya. Jam sudah menunjukkan pukul 01.15 dini hari dan ia bahkan masih mengenakan pakaian yang sama sejak tadi. Pikirannya akan Gerald tidak bisa ia hilangkan dari kepalanya. Ia sangat khawatir akan keadaan pria yang banyak menyita pikirannya beberapa minggu terkahir ini. Didengarnya dari Sandra bahwa Gerald terkena tusukan dari orang yang tidak sengaja ditemuinya ketika meninggalkan resort beberapa jam yang lalu. Ia berdiri di atas jembatan kayu kecil diatas sungai buatan yang terletak di bagian paling ujung resort tersebut. Ia berpegangan pada pinggiran kayu jembatan itu sambil mendongakkan kepalanya melihat langit dan bintang. Tanpa sadar air mata keluar dari sudut matanya membayangkan kalau saja hal b

