Gerald terus memandangi istrinya. Yang selalu tanpa sengaja disakitinya. Anjani tahu kini Gerald berada tak jauh darinya meski ia tak mengucapkan sepatah katapun. Ia kini tak dapat menahan air matanya lalu membalikkan tubuhnya untuk membelakangi Gerald. Gerald lalu mendekati tempat tidur dimana Anjani kini sedang membelakanginya. Ia bisa melihat jika punggung wanita kesayangannya itu bergetar menahan tangisnya. Gerald lalu naik dan duduk disebelah punggung istrinya. Lalu memanjangkan kakinya dan menyusupkan satu lengannya ke dalam celah kecil di antara bantal dan leher Anjani. Kemudian melingkarkannya untuk memeluk bahu Anjani. Satu lengannya lagi ia lingkarkan di pinggang kecil itu. Kini ia memeluk erat tubuh bergetar Anjani erat. Dagunya berada di balik rambut panjang itu, tepat di leku

