SEQUEL – 05

579 Words

Sebuah tubuh dihempaskan ketika sampai di rumahnya. Ia melemparkan tasnya ke sembarang tempat. Menatap langit-langit kemudian meraih ponselnya. Ia melihat satu pesan belum terbaca dan satu panggilan tak terjawab dari seseorang yang tak asing baginya. Ia membaca pesan tersebut dan tersenyum membacanya dalam hati. Satu tangan dia jadikan sebagai bantalan dengan mata yang tetap menatap ke arah ponsel. Haruskah ia membalas pesan-pesan tersebut? Pesan dari kakak perempuannya yang menanyakan bagaimana keadaannya di kota itu setelah tiba-tiba saja dipindahkan tanpa menyebutkan jejak yang dia tinggalkan karenanya. Bagi Devan, alasan itu harus ia tutupi. Orang tuanya sudah jengkel melihat sikapnya yang brutal semasa SMA lamanya. Sekarang, jika Devan tidak mau menuruti kehendak orang tuanya semua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD