Tubuh Devan mengkaku. Ia terdiam dulu dan terlihat berpura-pura tidak menyadari bahwa omongan San ditujukan untuknya. Bahkan, San tidak melirik ke arah sini sama sekali, bagaimana bisa dia tahu keberadaan Devan di sana? "Kalau lo cerdas, matahari belum terbenam di sudut 60° dari arah three point andalan Ken dekat sama bau paling gue benci, kita ketemu di sana. Bawa seorang lagi biar lo gak cemen dan pulang ngadu ke Mama lo, ya. Gue gak main-main sama ucapan gue. Gue bakal tungguin lo." San berdiri diikuti oleh teman-temannya yang mengekori di belakang. Mereka pergi ke arah berlawanan tanpa peduli seruan anak Osis yang meminta mereka untuk berkumpul di lapangan tengah karena konser masih berlangsung. Devan segera berpikir apa jawaban dari teka-teki tersebut. San membuatnya seperti seoran

