Jovan tidak bisa lagi mengirimkan paket untuk mantannnya. Semua langsung dibakar dan dibuang apabila masih ada pengirim tanpa alamat dan nama pengirim yang jelas. Itu membuat Jovan begitu geram oleh ulah Adimas, padahal semua hadiah-hadiah yang dikirimnya itu bernilai cukup mahal, dan bermerek. Ia bahkan menggunakan dengan uang simpanan sendiri yang tak dipegang oleh Nayla. Mood hari ini semakin jelek dengan kedatangan Jevran yang mengunjungi kantornya. Kata sekretarisnya, Jevran memaksa masuk ke dalam ruangannya atau dia akan mengancam sesuatu jika keinginannya itu tidak segera dituruti. Karena sekretaris Jovan ketakutan, akhirnya Jevran diizinkan masuk ke dalam ruangan milik Jovan. Entah apa yang diperbuat kembarannya di sana, Jovan ingin sekali mengusir orang yang dia benci seumur hidu

