Gibran POV. Beberapa hari ku habiskan waktuku melihatnya dari jauh, aku bingung dengan cara apa agar aku bisa membuat Lolita mau mendengarkan apa yang ku katakan dan mau mendengarkan penjelasanku, aku tak mungkin memiliki niat meninggalkan wanita yang kucintai di Pernikahan bahagia kami. Aku harus melakukan itu karena ingin menolong seseorang, Aku tak mungkin membiarkan kakek itu pingsan di tengah jalan dan meninggalkannya. Aku juga tak mungkin mempertemukan Kakek lebu dengan Lolita, karena itu hanya akan membuat lolita merasa aku membuat alasan itu demi kembali bersamanya. Semenjak ku tau Dia mengandung anakku, rasa bersalah ini semakin besar, aku tak mungkin meninggalkannya. Aku akan berusaha tetap meminta maafnya dan memperjuangkan apa yang harus ku perjuangkan demi anak kami walaup

