Semoga putus

221 Words
Saat ini airav mencari dimana adrea dan leon bertengkar karena tadi dia lupa bertanya kepada kenzo karena saking senangnya akhirnya adrea dan leon bertengkar. 'Semoga mereka putus amin' batin airav. Airav mengelilingi sekolah tapi masih saja tak menemukan leon dan adrea hingga saat didepan gudang airav mendengar suara tangisan cewek. "njir ternyata kunti ada disiang hari gua pikir cuma dimalam hari" ucap airav pada diri sendiri. Suara tangis semakin keras dan airav semakin merinding ketakutan. "Ampun mbah kunti gua masih muda jangan apa-apa in" lirih airav. Tapi meski airav ketakutan dia juga penasaran bagaimana wajah mbah kunti karena dia hanya melihat ditelevisi aja, karena itu airav mengikuti asal suara tangis itu. Semakin dekat Makin dekat Tambah dekat Betapa terkejutnya airav melihat siapa yang menangis, hatinya sakit melihat orang itu. Dengan ragu airav menyentuh pundak cewek itu. "Jangan nangis air mata lu terlalu berharga buat keluar percuma" airav menghapus air mata yang terus keluar dari mata indah gadis itu. "Kenapa lu ada disini?" gadis itu menatap sengit airav sedangkan yang ditatap hanya tersenyum. "Gua kesini karena hati gua bilang mutiara bidadari gua keluar jadinya gua disini" kata airav tak lupa senyum manisnya. "Gak jelas banget lu" gadis itu memutar bola matanya malas dan pergi meningalkan airav sendiri. Gadis itu Adrea sang pujaan hati airav. 'ditingalin mulu gua untung sayang' batin airav
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD