Dia telah berusaha keras

1319 Words

Lifia dan Defran turun dari menara Eiffel dan Lifia mempercepat langkah kakinya saat telah berada dibawah Menara Eiffel dan ia merentangkan tangannya, lalu memutar tubuhnya sambil tersenyum bahagia. Ia menghentikan langkah kakinya dan melihat sosok tampan Defran Satyas itu melangkahkan kakinya dengan santai mendekatinya. Wajah dingin itu terlihat sangat mempesona dengan mata tajam bak elang dan bibir yang tertutup rapat, sedangkan rahang keras membuatnya terlihat begitu gagah. Pesona seorang Defran Satyas yang tidak terbantahkan jika ia adalah pemilik hatinya. "Jangan berlari nanti kamu jatuh Lifia!" Ucap Defran memperingatkan Lifia karena tingkah Lifia saat ini bak remaja yang terlihat sangat bahagia karena bisa bebas berjalan seperti ini tanpa kahwatir apapun. Lifia yang cantik meman

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD