"La...." Cewek bertahi lalat manis di sudut bibir itu berhenti memainkan sedotan pada gelas berisi frappuccino dengan whip cream manis sebagai topping-nya. Ia mengangkat pandangan matanya ke cowok yang duduk di seberangnya. "Iya, Kak?" "Makasih ya," katanya. Kening Carla berkerut. "Makasih buat?" Andra berdeham. Ia menyondongkan tubuhnya ke depan dan memasang wajah serius. "Makasih udah warnain hari-hariku," jawabnya seraya tersenyum. Carla memutar bola matanya. Ia memberi Andra sebuah judging stare. "Kirain apaan! Jangan mulai deh, Kak." Andra tertawa. Ia kembali menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa yang menjadi wadahnya duduk. "Tapi kamu suka kan?" godanya. Carla mengerucutkan bibirnya. Gelagat jika ia sedang menimbang-nimbang sesuatu. Tak selang lima detik ia mengangguk
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


