Bruuuk!!! Suara keras berasal dari arah pintu yang memperlihatkan sosok Sean, secara bersamaan ku rasakan pula tangan yang mencengkram leherku terlepas dan seketika membuatku jatuh ke lantai. Sosok itu menghilang begitu Sean berlari ke arahku. “Leslie, kau kenapa? Kau baik-baik saja, kan?” Suara Sean terdengar panik. Aku senang Sean mendobrak pintu toilet dan menyelamatkanku. Jika dia terlambat sedikit saja mungkin aku sudah mati sekarang. “Tadi aku melihatmu melayang, apa yang terjadi? Apa ada hantu yang menyerangmu?” tanyanya masih dengan kepanikan pada suaranya. Kali ini kuanggukan kepala menanggapinya. Aku masih diliputi perasaan takut dan panik sehingga aku belum mampu berkata-kata. Tampaknya Sean memahaminya karena dia tidak menanyakan apapun lagi padaku. Dia memangku tubuhku d

