Aku sudah berdiri di puncak tangga saat ini, lebih tepatnya aku sudah berada di lantai 2. Langkahku menuju pintu balkon terhenti ketika sesuatu yang mengerikan berada di depan mataku. Ada begitu banyak hantu dengan penampilan mereka yang menyeramkan melayang di hadapanku. Entah berapa banyak jumlah mereka, aku tak dapat memastikannya. Mereka hantu wanita dan hantu pria yang pastinya mengalami penyiksaan yang amat menyakitkan sebelum mereka tewas. Aku mengetahui ini dari sosok mereka yang sangat mengenaskan. Banyak darah yang melumuri tubuh hantu-hantu itu. Bahkan ada beberapa diantara mereka yang tidak memiliki kepala atau wajah yang hancur. Kondisi mereka sangat menyayat hati karena nyaris dari semua hantu itu dalam keadaan yang tidak lengkap, kehilangan salahsatu bagian tubuh mereka.

