Sentuhan itu begitu ringan dan hampir tidak terasa. Jari-jari panjang Ken menyusuri lekuk panggul Elena dan terus ke bawah hingga dia menemukan bagian yang paling disukainya. “Apa yang kau lakukan?” Hanna menggeliat menerima sentuhan Ken pada bagian bawah tubuhnya. “Membuatmu bangun,” bisiknya diikuti sentuhan lidahnya yang telinga Hanna membuat Hanna menggelinjang. “Ken…kau tahu kalau sudah pagi?” bisik Hanna menahan nafasnya karena sentuhan jari Ken membuatnya tidak mampu berpikir. “Aku tahu dan aku sangat menyukainya,” jawab Ken saat dia memperdalam kegiatan tangannya. “Ken…kau tahu kalau aku bisa gila karena hal ini.” Senyum puas terlihat jelas di wajah Ken melihat reaksi Hanna setiap kali menerima sentuhan darinya. Ken terus menggoda tubuh sensi

