Aldevaro Xavier handerson

685 Words
Di perusahaan Xavier's Group Adegan dewasa,bocil mohon di skip aja ya. Di meja kebesarannya,terlihat Aldevaro sedang menikmati siangnya dengan seorang gadis. "Tuan...apa ada yang bisa aku lakukan untukmu kali ini?" Ucap perempuan yang kini mendudukkan Bo**ngnya di pangkuan Al,perempuan itu terlihat mengangkat tangannya dan juga meraba d**a bidang laki-laki itu "Tidak perlu berbasa-basi,tunjukkan keahlian yang kamu miliki padaku" titah Al Setelah mendapatkan jawaban dari sang Tuan mudanya,kini wanita itu mulai memberanikan diri,wajahnya mulai mendekat ke wajah Al dan seketika itu pula ia menempelkan bibirnya ke bibir Al dan sedikit melumatnya. Al adalah laki-laki yang sangat sering bermain dengan banyak perempuan,mendapatkan perlakuan seperti itu Al yang seorang laki-laki normal tentu saja tak bisa menolaknya.hingga Al kini terlihat membalas ciuman wanita itu,kini mereka terlihat saling mengecup,mencecap dan juga saling melumat. Menyalurkan hasrat panas yang timbul akibat sentuhan-sentuhan yang mereka lakukan,Kini tangan sang wanita kini berjalan menuju ke kancing baju milik Al dan membukanya satu per satu dengan sesekali ia juga meraba d**a bidang Al sampai ke Bagian sensitif milik Al. Al semakin tak bisa mengendalikan hasratnya lagi...kini tangannya juga mengarah ke arah gunung kembar sang wanita,meremas dan memilin-milinnya dengan kasar. Mereka sama sekali tak melepaskan ciuman mereka,kini keduanya sudah seperti kesetanan dengan hasrat mereka. Al yang tak sabar kemudian mengarahkan Dua tangannya ke arah dua gunung kembar wanita itu dan meremasnya secara bersamaan,mulut Al kini menggigit bibir bawah sang wanita dengan sedikit kasar. "Ahhh..." Suara desahan wanita itu Al kian dipenuhi nafsu...kini tangan kiri meremas Payu***a kiri wanita itu dan tangan kanannya mengarah ke Sel*******an wanita itu,mengelusnya dengan perlahan,kemudian Ia melepas paksa CD yang menempel di bagian bawah wanita itu. kini wajah Al beralih ke leher wanita itu,kemudian memberikan kecupan ringan di sana.tangannya tak tinggal diam maju mundur di bagian bawah sang wanita "Ahhh....Ahhhh...." erangan sang wanita,ia tak tinggal diam karena mendapatkan kenikmatan yang membuat ia kian mabuk,tangannya kini terulur mengelus kepala Al yang kini sedang berada di dadanya. "Tuan...beri saya lebih" Tanpa menunggu lama,kini Al menggendong wanita itu menuju ke kasur yang tersedia di ruangan kantornya. Al kemudian merebahkan wanita itu di kasur dan tanpa membuang waktu,kini Al langsung melepas paksa pakaian yang di kenakan wanita itu. Wanita itu tak mau protes,karena memang itulah yang ia inginkan. Setelah pakaian sang wanita terlepas kini Al juga terlihat menanggalkan pakaiannya,tak lupa ia meraih sesuatu yang tersedia di laci samping tempat tidurnya. Setelah ia memasangnya,Kemudian ia langsung menindih wanita itu,mengarahkan miliknya ke milik sang wanita. "Ahhh..." Dengan sekali sentak saja,milik Al sudah bisa memasukinya.itu menandakan bahwa sang wanita memang sudah tak perawan. Ivan semakin mengarahkan kejantanannya ke dalam milik wanita itu,mengarahkan dengan sangat kencang. "Ahhh tuan...tuan...lebih cepat lagi..." desah wanita itu "Ahhh...Ahhh..." suara desahan yang kian memenuhi ruangan kamar itu Tak lama berselang...lolongan panjang keluar dari mulut keduanya. "Ahhhhh....Ahhhh" desah Al sambil mendongakkan kepalanya di akhir pelepasannya. Setelah melakukan itu,Al terlihat berjalan ke tempat sampah dan membuang sesuatu di sana. Al memang suka main dengan banyak wanita,tetapi ia selalu memakai pengaman tentunya. "Sebaiknya kamu pakai baju kamu dan cepat tinggalkan ruangan ini..." kata Ivan kepada wanita itu Ivan memang sering sekali mendapatkan service dari para wanita,entah itu clien ataupun bawahannya. Al tidak pernah memaksa,tapi mereka sendiri yang mau melakukannya dengan senang hati. Ivan menganggap itu atas dasar sama-sama puas,bukan atas dasar cinta. karena menurut Al yang belum pernah merasakan mencintai,selalu beranggapan tak ada cinta di dunia ini antara pria dan wanita,yang ada hanyalah saling membutuhkan. "Tapi tuan,bisakah saya berada di sini sebentar lagi" jawab wanita itu "Keluar sekarang atau jangan pernah temui aku lagi!!!" seru Al kemudian "B..baik tuan..." wanita itu kemudian memunguti pakaiannya dan langsung memakainya,kemudian setelah terpasang dengan benar ia kemudian meninggalkan ruangan Al walaupun dengan penampilan yang sepertinya masih terlihat acak-acakan. Al kemudian menuju ke kamar mandi yang berada di ruangan itu,Ia kemudian membersihkan badannya dan ia berniat juga mengganti pakaiannya. Ruangan Al di kantor memang di lengkapi dengan berbagai hal seperti ruangan kamar di rumahnya,karena bisa juga di buat istirahat jika Al merasakan kelelahan karena pekerjaannya. Setelah beberapa menit membersihkan diri,kini Al terlihat lebih segar tak tampak jika tadi ia telah menghabiskan waktu panas dengan seorang wanita. Kini Al kemudian melanjutkan pekerjaannya di meja kerjanya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD