Bertemu Ipar

1251 Words

***** " Tunggu sebentar Mas. Aku perbaiki make up ku dulu agar tidak terlihat pucat." Ucap Alya. Devan pun mengangguk dan menatap lekat pada Alya yang kembali memoles bibir nya dan memoles wajah nya agar terlihat lebih fresh. " Oke, done. Ayo Mas." Devan mengganggu. Keduanya lalu keluar dan Devan langsung meraih tangan Alya dalam genggamannya. " Malam, ma. Devan rindu mama." Ucap Devan yang memeluk sang mama dan otomatis genggaman tangan nya dengan Alya terlepas. Jenny sudah menunggunya di depan pintu. Seolah memang sangat menunggu kedatangan Devan. " Kamu ini. Masih ingat mama? Semenjak menikah tidak pernah pulang. Jahat kamu Devan." Jenny memukul - mukul bahu Devan, membuat pria itu terkait dan kembali membawa Jenny dalam dekapan nya. " Kan biasanya Devan juga jarang pulang, ma.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD