Pagi ini seperti biasanya Dewa berangkat ke kampusnya. Perlakuan Nenek Puri padanya masih tetap sama. Dewa sudah mulai lelah jika harus bertengkar dan berselisih paham dengan Nenek Puri hampir setiap hari. Rasanya ingin pergi sejauh-jauhnya dari rumah itu. Namun ada hal lain yang harus Dewa pikirkan. Bukan hanya dirinya saja, melainkan Ibu dan adiknya yang masih tinggal di sana. Setelah semalaman Dewa merenung, akhirnya Dewa mengambil keputusan yang sangat berat. Dewa memutuskan untuk memenuhi undangan sang Kakek tua untuk bertualang mencari harta karun di alas Sandekala. Lalu Dewa teringat pada teman satu regu saat dirinya mengikuti kegiatan pendidikan dasar pencinta alam kemarin. Dewa berencana untuk mengajak serta mereka. Tidak memaksa karena memang risikonya sangat berat. Jika tidak t

